5 Perekrutan Paling Jelek Liverpool di Jaman EPL

5 Perekrutan Paling Jelek Liverpool di Jaman EPL

Posted on

5 Perekrutan Paling Jelek Liverpool di Jaman EPL – Liverpool mengalami kebangkitan dibawah boss dari Jerman, Jurgen Klopp. The Reds kini tampak setingkat lebih siap guna jadi penantang tropi Premier League & Liga Champions.

Sejauh 28 th terakhirnya, Liverpool musti mengakui dominasi Manchester United serta Manchester City, Arsenal, Chelsea, didalam pentas Premier League. Kesebelasan yg memiliki kandang di Anfield ini sungguh tak sekalipun bertindak sebagai kampiun Premier League.

Kemungkingan besar salahsatu alasan Liverpool gak dapat kompetitif di liga sebab penandatanganan jelek yng dilaksanakan mereka sejauh ber tahun2. Punggawa yg mendarat di The Reds ini tak bisa menyuguhkan sumbangsih yng berarti di atas arena pertandingan.

Di bawah ini 5 perekrutan paling jelek Liverpool pd masa Premier League sama seperti diberitakan Sportskeeda.

Alberto Aquilani – Pesepekbola gelandang Italia, Alberto Aquilani berlabuh dr AS Roma dengan biaya 20 m euro di thn 2009 & jadi pesepakbola yg terabaikan di Liverpool.

Ia kerap menderita cedera sepanjang saatnya di Inggris serta sekedar dapat menyuguhkan 18 performa di Premier League. Permainannya tak akan ada yng mempesona disini.

Aquilani gak dapat menyajikan permainan2 yg dinamis ketika melintang di Liverpool spt yng dirinya perlihatkan kala merumput bersama2 Francesco Totti sejauh di AS Roma.

El-Hadji Diouf – Terkadang ditunjuk menjadi penyerang terjelek di dalam histori Liverpool, seluruh pendukung banyak sekali yg tak puas dg El-Hadj Diouf.

Diouf bukanlah cuma mampu membuat tiga gol aja di tim, tetapi tabiatnya tidak bagus & kerap membikin kendala dgn kawan satu kesebelasannya serta staff juru taktik.

Pesepakbola Senegal tersebut didatangkan oleh pelatih Gerard Houllier dri kesebelasan Prancis, RC Lens senilai sepuluh jt menjelang Piala Dunia 2002. Diouf menyokong kesebelasan nasionalnya bisa sampai di 8 besar maka tidak heran bila semua suporter amat semangat dg dia.

Namun Diouf lebih tersohor dengan aksi meludahnya bila di kompare prestasi di gelanggang. Tak bingung bila ia terkadang dianggap jadi satu dari sekian banyak punggawa paling jelek didalam kisah Liverpool.

Stewart Downing – Winger Inggris ini diinginkan dapat dijadikan sebagai pesepakbola yng mampu membangkitkan Liverpool dibawah Kenny Dalglish. Tetapi, pada Faktanya, dirinya tidak sukses melaksanakannya.

Downing mendarat dr Aston Villa senilai 20 m £ pd 2011 & didambakan dapat kasih asupan bola buat Fernando Torres maupun Andy Carroll dri pos sayap. Tapi, permainan punggawa Inggris ini tak mengagumkan.

Downing sekedar bisa membukukan 7 operan serta tiga gol di dalam 65 laga di Premier League buat The Reds sepanjang 2 kompetisi musim. Hal2 ini mengabsahkan bila skillnya biasa-biasa sj.

Mario Balotelli – Balotelli gabung dgn Liverpool usai Brendan Rodgers frustasi berburu suksesor Luis Suarez yg pindah menuju ke Barcelona. Penyerang Italia tersebut berlabuh dr AC Milan.

Di dalam 28 permainan tuk Liverpool, Super Mario cuma dapat membikin 4 skor. Gak kaget apabila seluruh fans begitu kesal dg pilihan tim menghadirkan Balotelli.

Balotelli kemudian wajib pergi dari kesebelasan pada saat Liverpool dikomandoi oleh Jurgen Klopp. Walau gagal di Anfield, Balotelli mampu mendapatkan karirnya balik lagi di Nice.

Andy Carroll – Andy Carroll merapat ke Liverpool ketika yng sama dgn Luis Suarez. Tetapi, pesepakbola Inggris ini gak dapat gemilang di Anfield kayak Striker Uruguay itu.

Usai melepas Fernando Torres menuju Chelsea, Liverpool memecahkan rekor kepindahan punggawa di Inggris buat memboyong Carroll. Biarpun demikian, kehadiran Carroll tak menunjukan dampak besar untuk The Reds.

Carroll gak mampu menunjukkan permainan-permainan gemilangnya di Liverpool lantaran banyak disibukkan cedera. Dirinya sekedar bisa membuat 11 goal dri 58 partai sejauh 2 kampanye musim jelang dilego menuju ke West Ham.

Leave a Reply

Your email address will not be published.